BeritaInspirasi

Rasanya, TGB Masih Menjadi Gubernur NTB

 

 

Hamdani Wathoni

Jurnalis Lombok Post

 

———————————————————–

Hari ini saya bertemu kembali dengan beliau. Di Gedung Hakka Narmada dan di Kantor Lombok Post. Namun kami baru sempat bertegur sapa saat di Kantor Lombok Post.

“Ton,” kata beliau menegur saat kami bertatapan.
“Pak Gub,” jawab saya spontan.

Gubernur NTB Bang Zul Zulkieflimansyah akhirnya ikut menoleh. Karena kebetulan beliau ada di samping TGB. Beliau mungkin mengira saya memanggilnya. Namun maksud hati saya adalah menyapa TGB. Saya lupa kalau beliau sudah tidak menjabat Gubernur NTB lagi.

Kami pun bersalaman. “Bagaimana kabar Ton? Sehat?” tanya beliau. Saya pun menimpali menjawab: “Alhamdulillah baik pak. Baik sekeluarga. Bapak bagaimana?” tanya saya ke TGB.

Beliau menjawab sama seperti jawaban yang saya ucapkan.

Kami tak banyak berbicara. Karena kami lebih fokus dengan kehadiran Presiden Jokowi yang saat itu bertamu ke Kantor Lombok Post. Pertemuan yang sangat singkat. Namun bagi saya sangat berkesan. Karena, melalui pertemuan tersebut saya masih merasakan aura positif beliau. Aura yang sama yang selalu saya rasakan ketika berada di dekatnya. Baik saat main futsal, wawancara, hingga liputan mendampingi beliau bersepeda keliling Lombok. Saat saya dulu masih bertugas di halaman Olahraga.

Belakangan ini, beliau diterpa berbagai macam kabar tak sedap. Yang paling santer adalah kabar beliau terlibat dugaan korupsi Divestasi Newmont yang ditangani KPK. Kabar ini sempat mengganggu pikiran saya dengan berbagai macam spekulasi.

Alhamdulillah, sekarang saya cukup lega. Saya merasa mendapatkan jawaban hanya dengan merasakan aura positif beliau. Beliau masih orang yang sama. Saya yakin beliau tidak terlibat kasus apapun. Khususnya kasus korupsi.

Keyakinan saya bukan tak berdasar. Saya mencoba mengambil logika dari kasus penangkapan Ketua Umum PPP Romahurmuzy oleh KPK. Romy, sapaannya ditangkap KPK meski orang dekat Presiden Jokowi. Sehingga anggapan orang yang dekat dengan Presiden bisa terlindungi dari KPK otomatis terpatahkan.
Isu yang sengaja dihembuskan orang tak bertanggung jawab selama ini, TGB merapat ke kubu Jokowi untuk mencari perlindungan. Padahal beliau beberapa kali menegaskan bahwa tidak ada tempat berlindung dan memohon pertolongan selain kepada Allah SWT.
“Hanya kepada Engkaulah (Allah SWT) kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan” (Surat Alfatihah ayat ke-5).

TGB bagi saya adalah sosok teladan. Terlalu banyak yang beliau lakukan untuk NTB. Sangat tidak adil kemudian semua yang telah beliau lakukan kemudian dinihilkan hanya karena berbeda pandangan politik dengan sebagian warganya.

Apalagi beliau diserang oleh warga NTB sendiri dengan kabar kasus yang belum bisa dipastikan kebenarannya. SAYA YAKIN TGB TIDAK MELAKUKAN KEKELIRUAN YANG DISANGKAKAN PADANYA. Namun bagaimanapun keyakinan saya, hanya Allah SWT dan beliau yang mengentahui kebenaran sesungguhnya.

Saya hanya bisa mendoakan beliau sekeluarga tetap sehat dan bahagia dalam lindungan Allah SWT. Dunia hingga akhirat. Amin ya Robbal Alamin.

 

Previous post

Pisang dari Hutan Aik Berik

Next post

Pemda Jangan Lepas Tangan Atasi Kekeringan

Mayung

Mayung

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *